Udah aneh-aneh aja si, gambar-gambar meme yang sering saya temuin di jejaring sosial. dari editan foto syahrini sampai presiden. Kreatif pisanlah..
Tapi, yang satu ini menghipnotis saya untuk ngawadul (ngawangkong ngaler ngidul) di tengah malam minggu yang (tidak) kelabu *naonsih*
ya, tentang diam dan tahu..
Agak kesindir juga sih sebenernya, ketika diam dan tahu berada pada posisi kita.. *maksud??
Baiklah, maksudnya tentang diamnya seseorang padahal dia tahu apa yang terjadi..
emm..
Sebenernya gak masalah sih ketika apa yang terjadi tidak membawa efek apapun bagi kita atau sekeliling kita, baik positif atau negatif. Tetapi lain hal ketika kita berada pada posisi mengetahui sesuatu dan sesuatu itu membawa dampak, sedangkan kita hanya bisa diam. tidak memperluas ketika itu positif, tidak mencegah ketika itu negatif. dan pada akhirnya membuahkan kalimat bahwa ada atau tidaknya kita adalah sama saja, gak ada ngaruhnya *oooh perrihhh..
Padahal, sebaik-baiknya makhluq adalah yang bermanfaat bagi orang lain. yaah, peurih-peurihnya mah, bermanfaat untuk kebaikan diri sendiri dulu lah yah..hmmh.. tidak mudah memang, tapi tidak ada salahnya untuk dibuktikan. :)
Bagaimana pun, terima kasih untuk sang editor gambar yang menyadarkan saya bahwa saya masih harus banyak belajar dari kata diam dan tahu, semoga Allah selalu membimbing kita untuk menjadi makhluqNya yang selalu bermanfaat, dan mau untuk selalu memperbaiki diri. semoga selalu istiqomah di jalan-Nya. aamiin..
Eh, gambar tahu itu multi tafsir sebenernya, kebanyakan sih ngewakilin yang lagi galau *ceuk gugel
tapi yasudahlah, sudah terlanjur ngawadul :D
Dan malam terlalu malam, pagi terlalu pagi. tidurlaaaaah..
Ini dia, tahunya. Tak berdosa, sama sekali, tak..


Tidak ada komentar:
Posting Komentar