Kita tidak pernah benar-benar rindu pada apapun, sampai kita sadar bahwa rindu telah kehilangan alamat pulang.
Dan pada rindu yang terbentuk sempurna, kita hanya bisa memaksa untuk tidak pernah pamit dari melantun doa..
Oktober, tahun ke 2
Picture by : Annisa Sivyani

Tidak ada komentar:
Posting Komentar