Hal yang paling saya takutkan dan selalu
menjadi mimpi buruk adalah kehilangan, ya, kehilangan untuk selamanya. kadang
saya berpikir bahwa ada hal yang lebih menyiksa dari kehilangan, yaitu rindu dan sederetan ingatan tentang sosok yang sangat kita sayangi.
Saya merasakan bagaimana ditinggalkan, bagaimana saat obat bius dari kehilangan
habis fungsinya.
Hampir satu bulan, bapak pergi pada sebuah
ruang beda dimensi. Allah Arrahman, Arrahiim, sebelum bapak
pergi, Allah berikan saya kesempatan untuk dapat membersamai beliau. Mengizinkan
kami untuk berpamitan, sesak rasanya. Tapi ini adalah bagian paragraf hidup
yang sudah tertulis, entah kita atau orang tercinta yang lebih dulu
menghadap-Nya.
Pemilik Langit Vanilla, dia bilang, "Ia ada, Ia hanya
berpindah tempat, doakan saja" ya, kalimat yang mengingatkan saya
untuk selalu yakin bahwa kita masih punya harapan untuk membahagiakan beliau
disana, untuk bisa kembali bertemu, benar-benar bertemu, nanti, di
Jannah-Nya. aamiin..
Vi, kamu tahu? pagi sebelum bapak tidak
sadarkan diri, aku menjawab tebakan dari Mbah Suji, katanya "garis yang
tidak terlihat?______" aku jawab "Garis Takdir". Aku
Manusia, yang hanya bisa menebak-nebak garis takdir, perihal ketetapan yang
hakiki, itu Milik-Nya. kita harus Ridho, meskipun aku sendiri masih sering
bertanya-tanya "bapak sedang apa di sana? bapak lihat aku tidak? bapak,
apa di sana masih ada ingatan saat kita menghabiskan waktu? saat Allah berikan
aku kesempatan untuk menjadi suster kesayanganmu? atau apakah ingatan bapak di
sana sama seperti ketika bapak berpindah dari alam rahim ke alam dunia?"
ah,terlalu bodoh rasanya selalu bertanya-tanya.
Bagaimana pun, semuanya sudah jadi
Qodo-Nya, kita tidak bisa mengelak, terlarut dalam kesedihan berkepanjangan
tidak sama sekali membahagiakan beliau, yang bisa kita lakukan adalah mengobati
hati dengan belajar ridho dan ikhlas kemudian berbuat yang terbaik agar beliau
bahagia di sana.
Vi, saling mendo'akan ya, semoga kita
selalu ikhlas dan ridho, semoga kita bisa menjadi anak solehah. Doa'kan juga
agar kita bisa menjadi Hafidzoh, nanti kita sama-sama berikan mahkota untuk
beliau, dan kita semua berkumpul kembali di Jannah-Nya :) aamiin yaa
robbal'aalamiin..
Vi, jazakillaah, Ana uhibbuki fillaah..

▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬
BalasHapusSeorang sahabat yang baik ya, aku juga yakin akan hal itu walau kita tidak melihat mereka lagi tapi mereka ada di hati kita.
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬